Thursday, March 05, 2015

4 Hal Menyebalkan di DotA 2


Halo, bloggers. Bagaimana harimu? Semoga baik-baik saja dan menyenangkan. Ada yang tahu DotA 2? Kalau tidak tahu, kalian pasti tidak berevolusi (hehe). DotA 2 adalah sebuah permainan atau saya akan sebut di sini game karena lebih enak didengar, yang berjenis MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) yang merupakan stand-alone sequel dari Defense of the Ancients (DotA) Warcraft III: Reign of Chaos dan Warcraft III: The Frozen Throne mod. DotA 2 sangat populer sejak masa beta dari game ini. 

Saya tidak akan membahsa detail mengenai game ini karena kalian bisa menggali lebih dalam melalui Google atau tanya kepada teman-teman Anda yang terlihat kecanduan game (haha). Saya, sebagai orang yang suka memainkan game ini, ingin berbagi pengalaman kepada kalian. Saya ingin berbagi mengenai tipe-tipe pemain DotA 2 yang pernah saya temui sejak match pertama saya. Sekali lagi, ini murni dari pengalaman saya. Saya bukan pemain DotA 2  yang sangat pro dan GG dan pendapat saya ini hampir semuanya saya peroleh dari YouTube. 

Berikut adalah tipe-tipe pemain DotA 2 yang pernah saya temui:

1. First pick, ambil Sniper, dan ambil middle lane


FYI saja nih, Sniper adalah salah satu hero favorit saya. Tapi, kalau ada orang yang bertipe seperti ini ambil hero ini, saya bisa sangat kesal sampai saya trash talk sendiri di rumah. Faktanya adalah, orang-orang yang bertipe seperti ini hanya ingin enaknya saja. Sniper memang salah satu hero yang sangat friendly untuk newbie, tapi hero ini perlu positioning skill yang tinggi. Ditambah lagi, hero ini sangat rapuh dan tidak punya mekanisme melarikan diri yang memadai. 

Orang tipe seperti ini akan tidak peduli dengan hero yang akan diambil oleh musuh dan ini bisa sangat menyusahkan teman-temannya. Lalu, dia ambil middle lane, lane yang paling bergengsi. Namun, ia tidak mengerti bagaimana cara bermain di middle lane, kemudian dia sering mati. Padahal, hero ini termasuk hard carry yang bagus. Kemudian, dia bakal disalahkan oleh teman-temannya, dan yang paling mengesalkan adalah trash talk. Jangan seperti ini, ya, para pemain DotA 2 yang budiman.

2. Last pick malah ambil hero core padahal empat temannya sudah ambil hero core


Mungkin istilah di atas agak asing di telinga kalian. FYI, core heroes adalah hero yang mempunyai hak untuk memanfaatkan semua sumber daya di map dengan maksimal (aka farm haha). Pada umumnya core heroes adalah hero carry, semi carry. tanker, dan jungler. Lalu, kebalikan dari core heroes adalah support heroes. Posisi ini biasanya diisi oleh nuker, ganker, dan roamer; biasanya hero intelligence mengisi posisi ini. 

Bayangkan, kalau lima hero dalam satu tim adalah core heroes? Apa bisa semuanya bisa menggunakan semua sumber daya yang tersedia di map dengan maksimal? Menurut saya, tidak. Hal ini akan membuat pemain lain kebingungan dalam hati mereka dan akan berebut lahan untuk menggali sumber daya tersebut. Misalkan, kalau lima orang adalah carry, bagaimana caranya membagi sumber daya tersebut padahal hero carry biasanya sangat lemah kalau tidak punya core and big items

Tolong banget, kalau empat orang sudah ambil core heroes, coba mengalahlah, bro. Ambil support heroes dan belajar. Hero support itu tidak kalah menyenangkan, mengajarkan kita untuk sabar, dan bisa belajar sedikit mengenai investasi. Tolong pikir sendiri, ya, maksud saya dengan investasi. Haha.

3. Sangat bernafsu mencari kill, tapi ketika mati selalu menyalahkan teman-temannya


Maksud dari pemain seperti ini adalah baik sebenarnya. Cuma yang saya sesalkan adalah ketika mereka menyalahkan teman-temannya ketika mereka mati karena nafsu mereka. DotA 2 adalah permainan tim, bukan permainan individu. Lima orang harus bekerja satu sama lain sedemikian rupa sehingga mereka bisa menghancurkan ancient lawan. 

Strategi ganking merupakan strategi yang sangat bagus untuk memperlambat carry lawan untuk farm atau membuat lawan memiliki level lebih rendah daripada kita. Namun, ketika gank, kita harus selalu melihat situasi dan kondisi map, apakah semua hero tidak terlihat di map atau terlihat. Kalau tidak, hendaknya turunkan nafsu kalian untuk gank sebisa mungkin karena siapa tahu mereka mempunyai strategi untuk menjebak para ganker. 

Kalau, misalkan, nafsu kalian tidak tertahankan dan ingin membunuh lawan, berarti kalian sudah terima risiko kalau kalian bakal mati tanpa dibantu oleh teman-teman kalian. Maka dari itu, saya sangat kesal dengan mereka yang bertipe seperti ini. 

4. Bicara dengan bahasa negara masing-masing


Sebenarnya, saya sering seperti ini jika dan hanya jika saya bermain dengan teman sendiri. Namun, saya tetap berusaha menggunakan bahasa Inggris untuk berbicara dengan pemain lain dari negara lain.

Ketika tidak paham akan bahasa yang digunakan oleh pemain lain, komunikasi dalam suatu tim akan terganggu. Kalau komunikasi terganggu, permainan tim bisa menjadi kacau dan memungkinkan kita untuk kalah. Terlebih lagi, saya sudah membalas dengan bahasa Inggris, namun mereka tetap membalasnya dengan bahasa mereka sendiri. 

Lebih parah lagi, kalau mereka mengungkapkannya melalui mic, bukan melalui chat. Sudah keras, bahasanya tidak bisa dimengerti, tidak bisa menggunakan bahasa Inggris, oh, saya tidak tahu harus bagaimana lagi. Terlebih lagi, saya sebenarnya tidak terlalu suka mute orang lain karena hal tersebut menghambat komunikasi yang bisa jadi bisa memenangkan war


Saya berharap bisa lebih banyak dari ini, tapi ternyata hanya ada 4 hal yang bisa saya ingat dan temukans selama bermain DotA 2. Ingat, saya bukan pemain DotA 2 yang tahu segalanya tentang DotA 2 kemudian bisa bermain dengan sangat pro dan GG. Pendapat saya di atas merupakan hal kecil dari DotA 2. Oya, gaya bermain saya terlanjut mengikuti gaya Western, yang bermain nonagresif karena pengaruh YouTube.

Terima kasih. God bless You!!


Sumber:
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Dota_2
  • http://www.quickmeme.com/img/f0/f0bf222ded0798436654937368c2b2fd078cf0dd7801bf144b9f96d24775a596.jpg
  • http://thoughtware.com/wp-content/uploads/2013/12/blame1.jpg
  • http://fc08.deviantart.net/fs71/f/2012/226/1/a/carry_on_wip_by_vnbenedicto-d5awojj.jpg
  • http://th03.deviantart.net/fs70/PRE/i/2013/320/6/5/sniper__dota_2_by_speedart1982-d6ujtv8.jpg
  • https://digitallovechild.files.wordpress.com/2013/12/dota-2-logo.jpg


10 comments:

  1. Baru mampir udah suka sama tulisannya :)

    www.fikrimaulanaa.com

    ReplyDelete
  2. Point ke 3 itu yang paling ngeselin, sumpah. Gue kalo pas satu team dengan orang yang kaya gitu, kudu ekstra sabar. Mau keluar, tapi nanti di abandon. Tunggu safe, baru gue keluar. Bodo amat ama mereka :v
    add link steam gue bro :v http://steamcommunity.com/id/cloudsonsy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terus kadang susah ngomong ke mereka. Seringnya ngeyel. Ah pokoknya memang nyebelin. Setuju bro. Haha.

      Aneh, gak bisa add bro. @_@ Setiap klik "add friend", muncul tulisan error. :/

      Delete
  3. Wah main Dota ya? Gue pernah nyoba main dan rasanya memang butuh pengetahuan mendalam tentang hero-hero-nya dan teamwork sama pemain setim. Susah memang dan mulai mengerti mengapa disebut sebagai e-sport .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bro. Setuju banget. Saya nih, 2 tahun selalu nonton video DotA 2 di YouTube ya masih belum jago sampai sekarang. Memang gak bisa asal main. Selain teamwork, faktor diri sendiri juga berpengaruh, contohnya kecepatan tangan. Tapi bikin ketagihan lho! Haha

      Delete
    2. Ah iya kecepatan tangan tuh. Gue pas nyoba rasanya udah bingung duluan gerakin kursor kemana-mana. Haha~

      Delete
  4. hmm, ketahuan gildot. temen2 gue yang hobi ngaret kebanyakan yang gildot juga deh ni.
    kalau karakter dota dia belum mati, dia nggak bakal otw tempat ketemuan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wait haha. Saya gak gildot kok bro. Saya main ketika saya pengen. Sekarang aja waktu saya kuhabiskan buat blogging dan lihat video di YouTube. Hahaha. Tapi, teman kaya gitu gak baik, marahi aja bro haha

      Delete
  5. Get free Steam games at http://getsteamgifts.com/ I recommend this!

    ReplyDelete

Please use polite words only. Good comments are very useful for me and this blog. It really supports me and this blog. As well, I will try as my best as possible to visit your blog and leave good comments there. Thanks for commenting.

Most Commented

Add this widget

Most Read

Just Comment